2017 ALUMNI SPK/SPSA/SMPS/SMK NEGERI 28, AKAN SELENGGARAKAN REUNI AKBAR KE-2


GAGASAN MERINTIS YAYASAN SOSIAL.

Laporan: Prasasti Prasanti

Memasuki pergantian Tahun 2017 beberapa alumnus yang bergabung dalam Himpunan Alumni SPK/SPSA/SMPS/SMK 28 Negeri Jakarta akan menyelenggarakan Reuni Akbar Ke-2.  Reuni Akbar Ke-2 ini  diselenggarakan bertujuan untuk mempererat persaudaran antara alumnus, baik adik-adik kelas, kepada pihak sekolah, guru-guru dan karyawan,

Suasana Rapat Reuni Akbar Ke-2, Mardjito salah satu Alumni Senior pemprakarsa Reuni Akbar Ke-2 (Foto: Mbah Tedjo)
Suasana Rapat Reuni Akbar Ke-2, Mardjito salah satu Alumni Senior pemprakarsa Reuni Akbar Ke-2 (Foto: Mbah Tedjo)

maupun para alumnus yang lebih senior.  Selain itu, mereka melakukan Reuni Akbar Ke-2 diharapkan akan melahirkan wadah  untuk mengembangkan berbagai kepentingan untuk kesejahteraan para alumni.

Berdasarkan catatan depokpress.com, sampai hari ini banyak alumnus-alumnus yang telah berhasil di lembaga pemerintahan, seperti; di Pemda DKI, Departemen Sosial, Departemen Kehakiman, Jurnalis, Dosen, dan lain sebagainya.   Beberapa pemrakarsa dalam Reuni Akbar Ke-2 adalah para alumni senior, di antaranya;  Mardjito, Arifin, Yusuf Wibisono, Erni Aceng, Mbah Tedjo, Tedy Zulfanur, Hendriyansyah, Teguh Huget Pamungkas, Kamal, Huhammad Hafid, Mery Kusumahati.

Beberapa hal yang menarik untuk dicermati adalah, para alumni ini akan merintis sebuah wadah yang akan digunakan dalam melakukan aktivitas penyelenggaraan reuni.  Misalnya, yang muncul komentar-komentar di media sosial, mereka mengagas pembentukan yayasan.

Menurut Mbak Tedjo, “Alumni SPK/SPSA/SMPS/SMK 28 Negeri Jakarta  belum mempunyai wadah  atau  organisasi yang resmi. Selama ini kita hanya berkomunikasi dalam Group BBM, WA, FB dan Medsos  lainnya  sehingga timbul kesan menjadi terkotak-kotak dan pembicaraan tidak terarah,” katanya dalam acun facebooknya.

Kata Tedjo, yayasan ini dapat membantu mengembangkan kreatifitas para anggota alumni, jika nanti akan membuat usaha komersil yang keuntungannya digunakan untuk membantu anggota alumni yang kurang Mampu.

“Untuk mengimplementasikan gagasan tersebut, pastilah tidak semudah membalikkan tangan dibutuhkan sukarelawan, donatur dan orang-orang yang perduli pada sesama komunitas,” katanya dalam pernyataan di facebooknya.

 Yasopa 88 (Yayasan Sosial dan Pendidikan 88)

Sementara itu, pembentukan yayasan pernah juga dirintis oleh Ika Yuli Rahayu Cs. Nama yayasan tersebut adalah, Yasopa 88 (Yayasan Sosial dan Pendidikan 88).   Ika Yuli Rahayu adalah, pernah mengecam pendidikan S2 dan ia salah satu alumni SMPS 1988 yang tergolong sukses di lembaga Pemerintah Daerah DKI Jakarta.  Masih ada satu lagi yang tergolong sedang “naik daun”,  yaitu Djafar Muchklisin yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemda DKI Jakarta.  Kabarnya, ia pernah “membongkar” praktik-praktik pemakaman yang ilegal di Pemda DKI.  Kita masih ingat dua bulan terakhir, heboh di media tentang peristiwa pemesanan “lubang kematian” yang dijual untuk pemesan yang memiliki “kocek” lebih besar.

Kedua alumni ini, baik Ika Yuli Rahayu, maupun Djafar Muchklisin, catatan di sekolah, keduanya tergolong aktif dan cerdas di sekolah.  Kedua alumni ini pernah mengembangkan kesenian di SMPS.  Mereka mewakili berbagai kompetisi-kompetisi volksong atau vocal group di Jabodetabek.  Tidak sia-sia usaha mereka yang tergabung dalam Vocal Group SMPS Negeri Jakarta. Sekolah ini menjadi langganan juara tingkat DKI, Tingkat Karang Taruna DKI Jakarta, dan Kompetisi Vocal Group Tingkat Pelajar DKI dari penyelenggaran Bank Pemerintah.  Keduanya juga pernah memperoleh beasiswa Supersemar.

“Untuk  kakak-kakak dan adik tercinta semua angkatan, saya  selaku Angkatan 1988  bagian dari  kakak  dan adik semua. Mendukung  ide kakak  dan adik semua,” Kata  Ika Yuli Rahayu kepada Mbah Tedjo di akun Reuni Akbar SMPS Negeri Jakarta.

Ia menambahkan, perlu kami informasikan Yasopa 88 berdiri sejak 2012 dan legalitas dari Kementerian Hukum dan Ham.  Semua sudah lengkap,  bahkan mendapat penghargaan dari berbagai pihak, kata Ika.

“Bahkan dari Presiden  Perdamaian Dunia  Juwoto Suntani,  sudah pernah bergabung dengan yayasan kita.  Lima Wilayah DKI  Jakarta ,  bahkan sampai Kepulauan Seribu, dan lima  negara luar sudah  kami  kunjungi.   Insha Allah  tanggal 17 Nopember 2016,  kami akan hadir di Gedung  Joang dengan  Presiden  Perdamaian Dunia.” Tandasya pada kesempatan itu.

Untuk mengikuti permasalahan yg ada saat ini,  Ika sangat mendukung semua niat baik  alumnsi.  Bentuk  yayasan katanya, sangat  baik dan prospektif.  Di samping  itu, penyelenggaran  in  banyak melahirkan kepedulian  kita dengan sesama angkatan.  “Masyarakat  yang  hidup  masih dalam kekurangan  ini, tentunya  terlebih dahulu  harus  menjadi perhatian kita bersama.  Begitu pula dengan Yayasan Yasopa 88,  berusaha membantu Anggota 88 yang  kurang beruntung, “ Kata Ika menambahkan.* (2016)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s